jump to navigation

“BENDERA CELANA DALAM” 8 Agustus 2009

Posted by scriptjagadanimasi in scripwriter.
trackback

“BENDERA CELANA DALAM”

Written By
Nurafni Lisa Savitri, Putri Kencana Wulan,
Yongkris Griyana Kridea/3 ani 2007/2008
DITULIS KEMBALI OLEH:

SONA IRAWAN – 1 ANIM 1 2009/2010

FADE IN :

01.INT.RUANG TELEVISI – MALAM HARI

Menayangkan cuplikan film perang.

Slide I : “Dalam peperangan pasti ada yang namanya kalah Padahal … perang bisa jadi berawal dari masalah sepele.Tidak mudah untuk punya mental mengalah ataupun menyerah”.

Slide II : “Yang pasti kita tidak menceritakan tentang perang”.

CUT TO :

02.INT.DAPUR – MALAM HARI

Seorang laki-laki tampak sedang memasak di sebuah dapur. Dikedua tangannya dia memegang alat penggorengan. Dialah sang SUTRADARA yang sengaja ingin terpampang dalam filmnya sendiri. la memasak dengan seenaknya sampai menjadi kotor dan berantakan. Lalu ia membalikkan badan dan mengacungkan jempol kanan kearah kamera.

SFX :Suara Perang

CUT TO :

03.EXT.SUASANA KOTA – PAGI HARI

Memperlihatkan suasana kota pagi hari yang damai.

SFX : Suara kicauan burung

ZOOM IN + PANNIN : Suasana kota

CUT TO :

04.EXT.TAMAN BERMAIN – PAGI HARI

Tampak dua prang anak tampak sedang asyik bermain tanah ,di halaman sebuah taman, mereka membentuk tanah menyerupai

dada seorang wanita.

ZOOM IN : Memperlihatkan tanah yang mereka buat.

Boogel dan Titto

Ha… ha…ha…

CUT TO :

05.EXT.SEKITAR TAMAN BERMAIN – PAGI HARI

Titto
Hei Boogel lama-lama mainan seperti ini membosankan yah…

Boogel

Yuuk…

Tiba – tiba seorang wanita seksi melewati mereka. Dari siniiah semua masalah muncul. Si Boogel dan si Titto saling mengunggulkan karyanya ( tanah yang menyerupai dada wanita ),bahwa karya mereka masing-masinglah yang paling menyerupai dada wanita. Pertengkaranpun tidak bisa dibendung lagi,mereka saling menyombongkan diri.

Wanita

Berjalan dengan elok ( rambut berkibar )

Close up : per bagian tubuhnya

Titto

Bengong ( takjub/terpana )

Boogel

Hoo..ho..??

wow-nirip punyaku yah ( dadanya )

Titto

nggak!! Lebih mirip punyaku yo…punyaku lebih montok!!!
Boogel

enak aja..tapi lebih sip punyaku ukurannya lebih pas!’ ( sambil berdiri )

Titto

nggak bisa … pokoknya punyaku lebih mantap!!
( ikut berdiri )

Boogel

eeh…nantang!!!

lalu mencipratkan pasir kearah Titto )

Pasir melayang kearah Titto. Titto sangat marah dan tidak terima atas perbuatan Boogel barusan!!

Titto

Rrrrrrggghhh

(Titto pun melakukan hal yang sama kepada Boogel!!! ) Dengan suasana yang panas mereka berkelahi, dan seolah­-olah terjadi suatu peperangan. Titto dan Boogel saling menodongkan senjatanya lalu terjadi baku tembak antara mereka berdua.

Titto

Lets fight!!!

Titto menembakkan pistol airnya kepada Boogel, tapi ternyata meleset.)

Boogel

Hi… hi … hi …

( Pertengkaranpun berlanjut lagi ).

CUT TO :

06.LAYAR BLANK

Hanya terdengar suara perang.

SFX : Suara Perang

CUT TO :

07.EXT.SUASANA KOTA – SORE HARI

Memperlihatkan suasana sore hari kota yang sudah berantakan akibat peperangan dua anak yang saling mengunggulkan karyanya tadi.

CUT TO :

08.EXT.PEPOHONAN TAMAN – SORE HARI

Terlihat Boogel bersembunyi di balik pohon kecapekan sambil ngos-ngosan. Titto pun demikian, ia mengintip Boogel dari balik pohon. Boogel teringat sesuatu,ia teringat dengan film vang semalam ia tonton. ( dengan sedikit memperlihatkan film asli dengan adegan prajurit mengibarkan bendera putih ). Lalu Boogel mengintip Titto dari balik pohon. Titto sepertinya juga tampak lelah.

Boogel

Humfh…

Kemudian ( masih ngos-ngosan ) Boogel berpikir sesuatu, ia mengintip celana dalamnya.

Boogel

Ugh… ugh.

Boogel membuka celana dalamnya.

Tiba – tiba dari balik potion terlihat Booge1 mengibarkan celana dalam putihnya tanda menyerah.(memperlihatkan bendera putih yang berkibar )

EFX : SLOW MOTION

CUT TO :

09.LAYAR HITAM

Tiba – tiba layar berubah menjadi hitam dan muncul teks.   “Setelah beberapa jam peperangan yang hanya karena merebutkan hal yang tidak mungkin bagi anak-anak akhirnya merekapun berdamai. Sejak kejadian perang ala Boogel dan Titto itu merekapun menjadi rukun selamanya. Karena mereka mendapatkan pelajaran besar bahwa perselisihan atau saling mempertahankan egoisnya sama sekali tidak menyelesaikan masalah apalagi yang mereka perebutkan hanyalah masalah sepele yang sama sekali tidak mungkin mereka miliki.”

” kami ingin sedikit menggambarkan situasi yang sedang sering terjadi pada saat ini. Hal yang mereka lakukan tidak jauh berbeda dengan sifat kita yang suka menangnya sendiri seperti yang tercermin dalam film yang Baru saja kita tonton tadi.”

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: